DUA MALAIKAT NYATA
Nama : Anisa
Kelas : 1b pai
Nim : 12001067
Deskripsi biografi : Ayah dan ibu
Baiklah mungkin di antara banyaknya anak banyak yang memilih salah satu dari orang tuanya yang paling dekat dengan mereka,tetapi tidak dengan aku, aku anak pertama dan dekat dengan kedua orang tua.
Nama ayahku edi junaidi idris,ayahku bertubuh sedang dan berkulit kuning sawo,ayahku adalah ayah paling hebat,ayah adalah guru mengaji ku sedari kecil,ayah yang kuat mengendong ku dulu ayah juga yang mengajarkan ku tentang agama seperti solat, mengaji,puasa,bacaan-bacaan solat dan lainnya,ayahku tidak pernah membeda-bedakan anak-anaknya,jika yang ku lakukan positif maka ayahku menyuruh ku untuk mengjari adik-adikku juga,ayahku adalah orang yang paling bertekat demi masa depan ku,ayah yang suka marah namun dengan mudah redup dan memaafkan ku kembali,ayah yang suka mengancam namun ancamann nya takkan di laksanakan nya karena sikap tak tega yang begitu besar dari hatinya,jika dulu aku di marahi nya sampai aku menangis maka ia juga lah yang membujukku dan meminta maaf lalu mengendong ku,jika di rumah aku suka memasakkan masakan yang aku bisa untuk ia makan,aku memijat badannya karena lelah bekerja mengajarkan ayah tartil quran karena ayah tidak terlalu bisa,ayah adalah orang yang selalu bilang masakanku enak heheh, ayahku adalah orang yang biasa membelaku jika aku di marahi ibu dengan alasan yang tak jelas namun jika jelas ia akan ikutan marah juga,definisi marah ayahku bukanlah sampai memukul tapi aku di nasehatinya agar menjadi anak yang lebih baik,ayahku tidak pernah kasar kepadaku ataupun kepada ibuku,ayahku tidak pernah sekalipun memanggil ibuku menggunakan kata “kau” semarah-marahnya ia,ia tetap menggunakan kata “ayang” jika berkomunikasi dengan ibu,ayahku adalah ayah yang pengertian,tak jarang aku bersikap manja kepadanya,ayahku adalah orang yang selalu mensuportku jika melakukan sesuatu,ia selalu bilang kepadaku “AYAH TAK MENGHARAPKANMU UNTUK MENANG,KK TAMPIL DI DEPAN SAJA AYAH SUDAH BANGGA” fiks kalimat yang membuat aku bangkit dan bersemangat melihat tekad keinginan ayahkku semampuku akan aku wujudkan, ayahku adalah orang yang tegas, waktu aku masih duduk di bangku Mts. Aku tidak di izinkn untuk berjalan seperti anak-anak lainnya,seperti bermalam minggu,dan berkumpul, aku banyak menghabiskan waktu di rumah bersama ayah,ibu dan juga adik-adikku, kadang aku juga menceritakan masalahku kepada ayah,baik masalah cinta,teman,dan sekolah,ayah juga meresponku dengan baik sehingga aku nyaman untuk bercerita kepadanya,ayahku selalu menemani di setiap kegiatan, ayah yang dari dulu mendaftarkn ku sekolah,jdi wakilku saat rapat,mengambil rapot,mengantarknku lomba,dan lainnya,ayahku punya seribu cara untuk aku bahagia, di waktu senggangku aku biasa mengcover lagu bersamanya, ayah jugalah yang mengjarkanku bermain gitar. Ayahku memanglah seorang musisi yang hebat menurutku, tak jarang ayahku mengisi acara di luar negri tepatnya di brunai darussalam pada acara perkawinan anak sultan. Namun sekarang sudah tidak lagi karena ayah telah berjanji pada ibu,jika aku lahir ke dunia ia tidak lagi mengeband bersama teman-temanya,karena mau fokus menjaga ibu dan aku heheh
Nama ibuku Anita beda sedikit saja dengan namaku ibu adalah sosok paling hebat di dunia,ibuku bertubuh sedikit gemuk dan tidak tinggi-tinggi amat,berkulit kuning sawo seperti ayahku,ibuku adalah superhero bisa melakukan apa saja yang aku minta,ibu juga orang yang tak tegaan kepada anak-anaknya,namun ibuku ini adalah tipikal ibu yang sensitive jika itu tak sesuai apa yang ada pada dirinya (dalam konteks positif) ibu bukanlah ibu yang mempunyai amarah besar ia lebih suka memendam masalahnya dan akan di ceritakannya kepada orang-orang tertentu saja seperti ayahku,ibu yang selalu menjaga rahasiaku agar tak ketahuan ayah karena aku melakukan kesalahan,ibu yang selalu memanjakanku sampai sekarang namun ya rasanya tak akan lagi sama saat aku tidak memiliki 2 orang adik, ibu adalah teman bermain ku sedari dulu,yang suka mengibur ku dengan nyanyian-nynyian,mainan-mainan daerah,mengajrkan ku membuat ketupat dan masih banyak lagi,ibu adalah sosok yang selalu mengatakan “ibu tidak apa-apa nak” namun ku lihat dari rekut wajahnya bahwa ia sedang tidak baik-baik saja,ibu yang selalu sabar menghadapi sikapku yang kekanak-kanakan ini, ibu yang harus mengurusi segala kebutuhan rumah, dengan lelah namun selalu di kerjakannya, ibuku juga seorang musisi bakat bernyanyiku ini bersumber darinya namun ibuku tidak seperti aku yang bernaynyi setiap waktu ,ibu lebih suka bernyanti jika ada mood nya saja jika tidak ia tidak akan bernaynyi,ibu adalah orang yang kuat orang paling PD bertanya jika tidak tahu orang yang paling santai saat tampil di depan umum ibu adalah ibu yang memiliki sikap percaya diri yang tingg dan gengsi yang rendah tidak seperti ayahku hehe,kadang ibu lebih banyak mengetahui sesuatu di banding ayah,ibu yang selalu saying kepada ku dan adikku, aku dan ibu memang lah suka bernyanyi, ibu selalu mengajarkan dan memberiku nasehat jika aku salah dan tidak tahu, mengajarkan ku memasak meskipun hanya masakan-masakan sederhana, aku lebih suka meminta uang kepada nya karena ibu adalah sosok orang yang tak tegaan, ibu ku bukanlah ibu-ibu hits yang eksis di sosmet,ibuku adalah ibu yang tak pernah memikirkan susah dan lelah nya ia demi aku dan adikku, orang yang selalu aku jadikan tempat mengadu setiap saat,ibu yang selalu bilang “JANGAN BERSIKAP BERLEBIHAN KEPADA ORANG” kalimat itu selalu ku ingat, aku juga seringkali bercerita pada ibu,baik cerita cinta,teman,sekolah,dan lainnya, aku dan ibu memanglah sangat dekat sedari dulu,ibuku adalah wanita paling hemat ia takkan membelajakan uangnya untuk hal-hal yang di inginkannya namun akan menggunakan nya untuk ha-hal yang di butuhkan nya, ibuku adalah ibu yang sabar namun tak jarang juga ia marah karena lelah bekerja,ibuku ibu yang tanguh karena ibuku ini juga membantu ayahku mengurusi kebun dan membantu ayah membangun rumah di sana, ayah,ibu aku,dan kedua adikku memang sangat senang dengan musik, dan alat musik, adikku laki-laki ku lebih senang dengan alat musik, dan adikku yang perempuan lebih suka.dengan nyanyian tak jarang hampir semua lagu dia hafal karena sering bernyanyi bersama ku,dalam satu hari tak pernah jika tak ada yang di mainkan baik itu gitar,atau gendang,rumah ku tidak pernah sepi karena pasti ada saja yang akan kami lakukan, jika waktu kosong ayahku suka mengajak aku dan ibu untuk bernynyi bersama, ayah dan ibu adalah panutanku selama ini,menjadi sosok malaikat paling nyata yang dapat aku lihat,tak bisa ku bayangkan sebelum nya jika hari itu tiba,kehilangan salah satu sosok mereka yang saying kepadaku,keadaanku akan 100% berubah,aku anakmu kan ku buat hari tuamu menyenangkan, semoga keluarga ku akan harmonis selaluuu!!! Aamiin
Terima kasih
